Langsung ke konten utama

Dedicated for Zie

Kerap kali atas nama sang waktu
Ketika kita sedang merajut rangkaian persahabatan
Ada sebuah kisah yang entah apa namanya
Memaksa kita untuk berdiam disini

Kerap kali atas nama sang waktu jua
Kita harus rela merangkai bunga perpisahan
Walau dalam diam airmata mengalir perlahan

Pagi itu ...

Dalam diam, kita saling bertatapan
Mungkin aku berusaha sekuat mungkin menahan jatuhnya airmata
Pergimu bukan dalam hitungan detik
Tapi pergi dalam hitungan hari yang jika dijumlahkan akan genap setahun

Pagi itu ...

Banyak agenda tersusun di benakmu
Sebelum hari yang sesungguhnya akan tiba
Ketika hari itu tiba
Aku, kami dan semua teman di sini
Tak bisa bahkan tak ada yang kuasa
Melepasmu hanya dengan senyuman
Senyuman ini pastinya dibalut dengan airmata
Senyuman ini pastinya dibalut duka

Meski begitu sahabat ku

Pergilah ...
Akan selalu ku iringi langkahmu
Dengan doa...
Agar Allah senantiasa membukakan pintu pertemuan itu
Meski di kemudian hari kita telah banyak berubah

Komentar

  1. Dedicated for pu3

    Alhamdulillah, seorang sahabat sepertimu telah mengisi ruang-ruang udara di hati, menghela nafas kehidupan dlm kebersamaan yang takkan terurai jarak dan waktu, Insya Allah...

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

The Ending's Story ....

Abis workshop... seperti kebiasaan mereka(baru tau), ada party...sekitar jam 5 an lah... ampe isya...yah gitu lah partynya mereka... trus pas tanggal 20 nya be2 presentasi di depan para profesor n doctor yang ada di nagoya, sebenarnya gak gitu grogi, tapi karena ada yang dari ogasa n JICA, jadinya grogi juga.... ada zie disana, nyampe nya sebelum kita presentasi... jadi zie juga ikutan hadir dalam seminar kami. Pulang nya kami jalan2 dulu, malam baru nyampe rumah.... zie nginap di apartemen bareng kita be2... trus besoknya jalan2, cuci mata... hari jumat sebelum pulang nyempatin diri ke Fukui.. ngunjungin meseum dino... trus sabtu nya baru pulang.... Akhir nya selesai juga....

Kampus Yang "Unik"

Entah lah.. Awal menulis setelah vakum(mencutikan diri) adalah segala sesuatu tentang kampus yang unik kalo tak boleh dibilang aneh. Bagaimana tidak.. biasanya untuk bisa kuliah cukup dengan membayar SPP dan mengisi KRS, tak perlu online2 an karena itu bisa dilakukan kapan saja selama masih dalam tahap batas akhir pembayaran SPP. Jadi kalo SPP belum dibayarkan maka Online pun tidak diisi. Nah.. Disini lah masalahnya, awalnya tak menjadi soalan jika online telat, karena bisa disusul pada masa KPRS, semester ini entah karena Pejabat baru di Dekanan hingga semua ikut berubah menjadi tak berbentuk jelas..(bahasanya..:P). Jadi pengen memaki, tapi tak mungkin dilakukan karena penuh dengan resiko ikut "bunuh diri" he..he..pengen marah2 juga gak tau harus marah ke siapa, ah hidup ternyata memang aneh ya. Teman2 yang ketinggalan info ini mencoba menghadap ke pihak dekanan, berharap ada sedikit toleransi mengingat mereka bukan lagi mahasiswa baru, malah rata2 sudah mau TA, ternyata tan...

Kesyukuran yang ingin ku ungkapkan pada-Nya

Setelah sekian banyak hari yang kujalani Setelah banyak mimpi yang diraih perlahan Setelah semua impian yang terwujudkan Hari ini aku merasa begitu memahami Semua yang berlaku dalam hidupku Memiliki hikmah tersendiri Memiliki makna yang amat sangat dalam Dulu mungkin aku pernah bertanya Mengapa ini terjadi padaku Apa yang harus aku lakukan Namun kini Aku memahami bahwa inilah duniaku Meski tanpa orang yang paling kusayang Meski begitu banyak kepahitan demi kepahitan Perih demi perih, hingga luka demi luka Kini ku kan mulai melangkah dengan lebih mendekatkan diri pada-MU Thank's buat semua orang yang menyayangiku hingga saat ini