Langsung ke konten utama

Di saat kepenatan melangit ...

Hari ini mungkin bukan hari yang membosankan, tapi aku sedang gampang2'a merasa kelelahan (mungkin mo sakit kali ya!!!). Padahal banyak hal yang masih harus dikerjakan...ya... seperti anak kampus pada umumnya (makalah, tugas, dll).

Entah apa kabar'a sesorang yang sedang di negeri orang (Zie...), sudah sembuh kah ato tambah parah (moga ja udah sembuh....amiiiin). Ada hawa kangen yang mulai melangit (juga), wah...kudu sabar ya, belum juga sebulan tapi dah kangen gini.

Ntar lagi ada yang "bubar", teman2 seleting minta bareng...terakhir katanya, takut taon depan dah pada ngilang kalo dah siap TA ato kul'a. Yah gak pa2 kan, kapan lagi sama2'a kalo bukan sekarang, hati ini sedih rasa'a mengingat kebersamaan yang tinggal sekejap lagi.....but life must go on kan!!!! meninggalkan semua cerita di belakang'a.

Entah kapan lagi bakalan ketemu satu sama lain'a, yang di Jepang juga, bakalan ketemu lagi gak di lebaran taon depan?????

Miss u so much with all my heart (yang laen pending dulu ya!!!!)
Make a wish, hopefully i can meet u again, in the next year absolutely
Take care in another place, keep ur healthy, keep ur time.....
C u .....

Komentar

  1. What a comfortable blog, Jasmine...
    Hmmm, rasanya aku bisa membaui harum melatimu, sahabat...
    You`re right, This life must go on, Tiap orang akan terus berjalan mengikuti lintasan roda takdirnya...
    Dan cerita-cerita indah kebersamaan itu akan terjalin erat dan tak akan terurai dalam hati-hati yang senantiasa menjaganya,
    Percayalah, semua akan pergi menjemput mimpinya...
    Tak ada yang tak berubah
    Tak ada yang abadi
    Yang abadi hanyalah perubahan itu sendiri...
    Namun yakinlah ...
    Ada yang tak akan pergi
    juga tak akan terganti
    Segala cerita indah penuh tawa dan air mata itu
    Ya, milik kita...
    Akan hadir selamanya
    Di kalbu dan hati kita...
    Ya kan cinta?
    Jawablah...

    BalasHapus
  2. yah...
    hanya hati2 kita yang mampu memaknainya
    bahkan ketika kepergian menjadi sebuah pilihan

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

The Ending's Story ....

Abis workshop... seperti kebiasaan mereka(baru tau), ada party...sekitar jam 5 an lah... ampe isya...yah gitu lah partynya mereka... trus pas tanggal 20 nya be2 presentasi di depan para profesor n doctor yang ada di nagoya, sebenarnya gak gitu grogi, tapi karena ada yang dari ogasa n JICA, jadinya grogi juga.... ada zie disana, nyampe nya sebelum kita presentasi... jadi zie juga ikutan hadir dalam seminar kami. Pulang nya kami jalan2 dulu, malam baru nyampe rumah.... zie nginap di apartemen bareng kita be2... trus besoknya jalan2, cuci mata... hari jumat sebelum pulang nyempatin diri ke Fukui.. ngunjungin meseum dino... trus sabtu nya baru pulang.... Akhir nya selesai juga....

Kampus Yang "Unik"

Entah lah.. Awal menulis setelah vakum(mencutikan diri) adalah segala sesuatu tentang kampus yang unik kalo tak boleh dibilang aneh. Bagaimana tidak.. biasanya untuk bisa kuliah cukup dengan membayar SPP dan mengisi KRS, tak perlu online2 an karena itu bisa dilakukan kapan saja selama masih dalam tahap batas akhir pembayaran SPP. Jadi kalo SPP belum dibayarkan maka Online pun tidak diisi. Nah.. Disini lah masalahnya, awalnya tak menjadi soalan jika online telat, karena bisa disusul pada masa KPRS, semester ini entah karena Pejabat baru di Dekanan hingga semua ikut berubah menjadi tak berbentuk jelas..(bahasanya..:P). Jadi pengen memaki, tapi tak mungkin dilakukan karena penuh dengan resiko ikut "bunuh diri" he..he..pengen marah2 juga gak tau harus marah ke siapa, ah hidup ternyata memang aneh ya. Teman2 yang ketinggalan info ini mencoba menghadap ke pihak dekanan, berharap ada sedikit toleransi mengingat mereka bukan lagi mahasiswa baru, malah rata2 sudah mau TA, ternyata tan...

Kesyukuran yang ingin ku ungkapkan pada-Nya

Setelah sekian banyak hari yang kujalani Setelah banyak mimpi yang diraih perlahan Setelah semua impian yang terwujudkan Hari ini aku merasa begitu memahami Semua yang berlaku dalam hidupku Memiliki hikmah tersendiri Memiliki makna yang amat sangat dalam Dulu mungkin aku pernah bertanya Mengapa ini terjadi padaku Apa yang harus aku lakukan Namun kini Aku memahami bahwa inilah duniaku Meski tanpa orang yang paling kusayang Meski begitu banyak kepahitan demi kepahitan Perih demi perih, hingga luka demi luka Kini ku kan mulai melangkah dengan lebih mendekatkan diri pada-MU Thank's buat semua orang yang menyayangiku hingga saat ini